Selamat Datang di Toko Online Qe’s Collection!

Di toko online ini bisa dipesan aneka macam kerudung dan pernak-pernik lainnya. Kami melayani pemesanan mulai dari 1 item hingga ratusan, diperlakukan sama pentingnya. Insya Allah seluruh produk sudah melewati proses pengecekan.

Cara Pemesanan:
  • Kirimkan SMS ke 089-698-932-620, sebutkan item yang dipesan sesuai dengan kode yang ada pada masing-masing keteragan gambar, jumlah pesanan, NAMA, dan ALAMAT. 
  • Kami akan reply sms berisikan total harga +ongkos kirim (kami menggunakan paket reguler JNE). 
  • Biaya ongkos kirim termasuk biaya packing, biaya transport lokal, dll. Jika ada perbedaan ongkos kirim di resi dengan perhitungan kami, itu karena JNE memberikan fasilitas diskon (hingga 15%) yang menjadi benefit toko. Ongkos kirim dan lamanya pengiriman detail bisa di cek di http://www.jne.co.id (JNE).
  • Setelah menerima sms konfirmasi, Pemesan melakukan transfer sesuai jumlah sms yg kami kirimkan ke Bank Mandiri No.Rekening 900-00-1731948-5 a.n. Riski Amelia (bisa lewat ATM Bersama), atau BCA a.n. Riski Amelia No. Rekening 8090187474. Kirimkan sms pemberitahuan kalau sudah melakukan transfer–tidak perlu bukti apapun, kami bisa cek transferannya lewat e-banking.
  • Kemudian barang pesanan akan kami paketkan setiap Senin & Kamis (2x seminggu), agar kami sempat memastikan stok tersedia di toko kami. Dalam kasus tertentu, mungkin barang sedang restock, jadi bisa menunggu 5-7 hari tambahan. Waktu pengiriman paket untuk kota-kota besar pulau Jawa biasanya hanya 1-2 hari. Sumatera, Kalimantan, dll 3-4 hari kerja. Silahkan cek website kurir untuk detail berapa lama waktu pengiriman.
  • Pastikan alamat kirim yang di sms sudah lengkap, nomor HP yg digunakan selalu aktif, agar kurir tidak bingung. Khusus utk alamat2 di pedesaan, kami menyarankan menggunakan alamat saudara/teman di kota terdekat, agar tdk ada masalah jika ternyata di luar batas antar, atau nanti terpaksa mengambil sendiri paketnya ke agen terdekat. Kami menjamin setiap paket aman, hanya saja, karena melibatkan kurir, harap bersabar.
  • Karena nomor HP di blog ini sering menerima dan mengirim SMS maka ada kemungkinan ada SMS yg eror, tidak terkirim. Jika tidak ada reply dalam 12 jam, harap SMS ulang. Pastikan nomor yang dimasukkan tidak keliru.
  • Selamat berbelanja 🙂
Khusus untuk reseller/grosir:
  • Untuk saat ini belum kami buka.
Khusus untuk pemesanan Luar Negeri:
  • Untuk saat ini belum kami buka.
Iklan

Tidak ada tempa…

Tidak ada tempat yang menyenangkan selain dirumah bersama orang yang kamu cintai
-Barney-

Pernah nonton barney? Saya suka menontonnya, pertama kali nonton barney yang saya pikirkan adalah bagaimana teknologi yang dipakai untuk kostumnya. Hehe.

Ah, saya ingin menjadi sebijak barney “Teman akan selalu menjadi teman meskipun kita tinggal berjauhan” ;))

Cikal Bakal Kebun Teh *Pangalengan.

Pada zaman dahulu saat Belanda masih menduduki Indonesia, di beberapa tempat di Indonesia dibuatlah perkebunan teh. Salah satunya di Pangalengan, dikenal dengan perkebunan teh Malabar. Disini juga lah orang yang mendirikan perkebunan tersebut dikebumikan, Mr. K.A.R. Boscha orang yang sama yang membangun pusat observatorium Boscha di Lembang (saya belum pernah kesana,hehe). Areal perkebunan teh malabar di pangalengan ini begitu luas, buktinya sejauh saya memandang hanya terlihat pohon teh yang sudah di bonsay itu. Kenapa di bonsay? karena aslinya pohon teh bisa tumbuh tinggi menjulang, tidak imut-imut seperti yang kita sering lihat sekarang ketika melewati tol padalarang.

Singkat cerita perkebunan milik Mr. Boscha itu dinasionalisasi atau menjadi milik negara Republik Indonesia pada tahun 1950 yang dikelola oleh PTPN VIII. Seperti kebanyakan perkebunan teh, pasti ada kampung didalamnya, zaman dahulu kampung ini merupakan tempat tinggal bagi para pekerja pemetik teh, seiring perkembangan kampung sekarang menjadi semakin luas dan yang tinggal disana bukan hanya pekerja perkebunan saja.

Waktu untuk menempuh perjalanan dari kota Bandung sampai ke gerbang perkebunan teh Malabar adalah sekitar 2 jam naik mobil santai, kecepatan rata-rata 50. Apalagi kalau ketemu bus kecil yang jalannya pelan saat tanjakan dan kelokan, kecepatan akan lebih rendah lagi. Kami melakukan perjalanan ke pangalengan pagi hari disaat weekdays jadi memang relatif lancar, tidak macet oleh wisatawan. Jalanan kelok-kelok dan pemandangan yang aduhai serta udara yang segar membuat kami tak segan membuka jendela. Dari rumah kami perjalanan terdekat adalah melewati jalan terusan Buah Batu, Dayeuh Kolot, Baleendah dan seterusnya hingga sampai ke Pangalengan.

Setelah sampai di Pangalengan, kami langsung menuju ke perkebunan teh Malabar, tempat lokasi shooting Bidadari-Bidadari Surga dilaksanakan. Siang hari saja, disana terasa dingin. Berada di ketinggian 1550dpl, tak heran jika malam hari di pangalengan sangatlah dingin bagi kami. Sehingga jangan kaget atau bertanya-tanya dipenginapan terbaik yang kami tempati tidak ditemui AC, yang ada justru perapian macam rumah-rumah di luar negeri yang biasa saya lihat di film,hehe. Karena meskipun kami sudah berselimut tebal dua lapis udara dingin akan tetap menusuk. bbbrrrr…

Dan tempat yang sangat subur ini menghasilkan aneka sayur mayur dan buah-buah segar dengan harga murah. Sepanjang jalan akan ditemui orang-orang yang menjajakan hasil buminya. Ada alpukat yang lezat, manis tanpa gula, tomat yang besar-besar dengan warna yang sangat menggoda, dan lobak yang besar. Saya iseng masuk pasar saat mencari oleh-oleh, pasar yang luas dan menjual beraneka macam barang kebutuhan dari mulai baju sampai sayur mayur ada disana. Sebagai turis saya memang cukup kesulitan menemukan buah dan sayur yang saya inginkan. letaknya menyebar dan sempit karena berdesak-desakan banyak penjual dan pembeli, hingga akhirnya saya menemukan hamparan alpukat, bertandan-tandan pisang yang digantungkan, sayur sawi yang sangat segar dan banyak buah serta sayur lainnya yang menyegarkan mata.

Lokasi wisata di pangalengan bukan hanya kebun teh saja, ada juga situ atau danau buatan di areal perkebunan, hanya saja kami tidak kesana. Pangalengan juga terkenal akan susu sapi segarnya. Sepanjang jalan kami menemui truk tangki besar membawa susu segar. Daerah kecil namun kaya hasil bumi dan ternaknya.

Sesampainya di Bandung kembali setelah 3 hari kerja untuk bapak pasai sekaligus liburan bagi ibuk dan pasai, jika melihat buah dan sayuran yang segar Bapak Pasai akan bilang “waaah, itu pasti dari Pangalengan”. Dan kami pun tertawa 🙂

Sikat Gigi Pertama Pasai

Abdullah Pasai, mulai bisa lancar berjalan ketika usianya 1 tahun lebih 3 bulan. Dan saat yang tepat menurut saya mengajarkan sikat gigi yang benar adalah saat Pasai sudah bisa menjejakan kakinya ataupun jongkok dengan mantap di kamar mandi. Sebelumnya, hanya bermain-main dengan sikat gigi saja dan belajar kumur dengan air matang tentunya. Karena ibuknya yang lebih sering memandikan pasai, maka pasai mulai dilatih dengan melihat, memperhatikan saya yang benar-benar sikat gigi dihadapannya. Pertama kali, Pasai mau mencoba sendiri dengan dioleskan pasta gigi. Sedikit-sedikit, mungkin terasa kurang nyaman dengan passta giginya. Kabar baiknya, Pasai sudah terlebih dahulu berlatih kumur, jadi memudahkan Pasai untuk tidak menelan pasta giginya.

Dari mulai belajar saat Pasai masih duduk di bak mandinya. Ikut-ikut ibuknya gosok gigi. Pura-pura gosok gigi bilangnya. Hingga belajar menyikat gigi dengan pasta gigi nonfluoride. Agar lebih aman jika tertelan. Tetep aja awal-awal was-was kalau-kalau Pasai keminum airnya saat kumur-kumur nelen pasta giginya. Meskipun sudah diajarkan kumur dan mengeluarkan, masih saja kadang Pasai main-main sama airnya katanya “ini jus ya buk?” sambil dengan mimik menggoda ibuknya, hehehe…

Kadang Pasai meminta saya yang menyikat giginya, kadang dia mau sendiri, dan kadang pasai juga tidak mau sikat gigi. Biasanya kalau Pasai tidak mau sikat gigi saat mandi bagi saya tak masalah. Tapi, akan diingatkan kalau Pasai belum sikat gigi. Sehingga tetap sikat gigi nantinya.

Salah satu cara saya mengajarkan sikat gigi yang Pasai senang adalah dengan belajar juga huruf vokal. A supaya buka mulut gosok atas dan belakang gigi, I saat mau gosok gigi naik-turun, O untuk menggosok samping gigi, E untuk menggosok lidah, dan U waktunya kumur-kumur. Sambil di ucapkan bersama-sama, Pasai suka sekali. Pernah saya membaca tips menyikat gigi anak dengan bercermin saat menyikat gigi. Tapi, berhubung keterbatasan kamar mandi, saya tidak melakukan ini,hehehe. Sekarang kalau saya iseng lupa bilang sikat gigi, Pasai sudah bisa bilang “Loh, buk kok belum sikat gigi?”

Dan hari ini ketika saya sedang sakit gigi lalu bilang ke Pasai, Pasai menasehati Ibuknya “Ibuk, sikat gigi doong” hihihi 🙂

“Kalau ibuk sed…

“Kalau ibuk sedih, Pasai sedih juga lho..”

Quote Pasai malam ini sebelum tidur. Saya jelas dalam kondisi tidak sedih. Pasai bilang kalimat itu, sambil pura-pura mengetik di mainan laptop-laptopan barunya. Terus saja bicara dan pura-pura bercerita lalu jari-jarinya seperti mengetik. Ya.. kami tahu Pasai meniru siapa,hehe..

Selamat malam, selamat bobok anak soleh 🙂

Karena pria dan wanita memang berbeda sayang..

Beberapa waktu yang lalu ada obrolan menarik antara saya dan teman, mengapa suami-istri bisa begitu berbeda dalam beberapa hal. Suatu hal besar menurut wanita, bisa terlihat sepele bagi pria. Menurut wanita ada hal yang perlu dibicarakan, bagi pria masalah sudah selesai dan tidak ada lagi yang perlu didiskusikan. Wanita bisa jadi terlalu memikirkan masalah yang bagi pria ternyata bukan masalah. Itulah mengapa kadang terjadi salah paham. Hei, siapa pula yang dapat membaca isi pikiran dan hati seseorang? Baik pria dan wanita sama-sama tidak bisa. Diciptakan berbeda untuk saling mengisi satu sama lain. Keinginan penting bagi wanita diterjemahkan biasa saja bagi pria karena wanita berkata “terserah”. Apa yang perlu dingertiin kalau suatu hal tidak pernah diobrolin. Harusnya sudah tau dong, kan  udah lama jadi suami istri. Padahal kita satu sama lain berkembang, bukan hanya fisik yang menua tapi bisa juga perubahan perilaku, sikap, dan sifat dalam menghadapi kehidupan.
Bisa jadi pertengkaran terjadi karena satu pasangan merasa ada masalah sedang pasangan yang lain tidak merasa ada yang perlu dicemaskan. Sibuk dengan pemikiran sendiri, penuh dengan prasangka tanpa mericek sebelumnya. Ketika mericek, bertanya atau bicara tiba-tiba penuh dengan emosi sehingga timbul cek-cok antar pasangan. Karena pria dan wanita berbeda baik fisik dan cara berpikir, sebaiknya bangunlah komuikasi yang baik antara keduanya.
Didiamkan ketika ada masalah tentu tidak menyenangkan. Bicarakan, selagi kondisi membaik, jika tidak bisa tulislah. Sebuah tulisan bisa menjadi pembuka dialog. Jangan pernah bilang tidak bisa jika belum mencoba memperbaiki hubungan, buang ketakutan-ketakutan. Pasangan yang baik adalah pasangan yang bersedia saling memperbaiki bersama-sama sehigga menjadi hubungan yang berkualitas.
Jangan dilupakan sebelum menikah, pasangan adalah pribadi masing-masing. jika diri kita sendiri ingin memiliki “me time” maka demkian pula pasangan kita, tidak harus selalu bersama bukan berarti tidak cinta bukan? Ketika suami sedang bekerja, ternyata istri menunggu sms yang tak kunjung datang, berharap suami sms kata “sayang”. Ah, kan pribadi masing-masing berbeda alih-alih selalu berharap diberi kenapa bukan kita lebih dulu yang memberi sapaan sayang itu. Menikah itu grow old together jadi setiap hari harus cinta dong. Cinta yang berbeda caranya, karena pria dan wanita memang berbeda sayang.. 

Pasai dan Gelas yang bisa bicara *cerita pengantar tidur

Sudah 3 hari ini Pasai berkurang makan dan minumnya karena gigi geraham paling belakang sebelah kiri atas dan bawah mau tumbuh. Pasai bilang, ada selilitnya nggak mau hilang. Hehe.. Karena itulah dua malam ini Pasai suka sekali mendengar cerita “gelas yang bisa bicara”.

Suatu hari, ada gelas yang tersembunyi di atas lemari sudah lama sekali tidak pernah ditemukan. Gelasnya masih bagus, ada tangkai pegangannya biar tidak jatuh kalau sedang minum. Berwarna biru, namun kotor karena sudah lama tidak digunakan. Lemari tersebut ada di sebuah rumah yang nyaman. Ada tiga orang dalam rumah itu, seorang anak soleh yang suka sekali makan sayur, buah dan tentunya banyak minum air putih dan Ibuk serta Bapaknya yang sangat menyayanginya. Anak itu bernama Pasai.

Pasai ini suka sekali bermain bola, suatu ketika pasai mencari bola yang biasa ditaruh di atas lemari, namun kali ini pasai menaruhnya terlalu dalam jadi kalau mau ambil harus naik dulu keatas kasur. Nah, tak disangka Pasai malah menemukan sebuah gelas lucu. Pasai ambil bola dan gelas itu, lalu karena gelasnya kotor, Pasai cuci dulu. Ibuk sedang pergi ke pasar saat itu, sedang bapak berangkat bekerja. Pasai sendiri di rumah, tiba-tiba setelah gelasnya dicuci dia bisa ngomong “makasih ya, sudah menemukan dan mencuciku, sekarang aku bisa berguna lagi”, Pasai yang masih kaget dan terheran-heran jadi bengong sambil berkata “eh, gelasnya bisa bicara?” kemudian gelasnya menyahut lagi “iya, aku bisa bicara, kenalkan namaku gelas, namamu siapa?” pasai dan gelas pun berteman setelah memperkenalkan diri masing-masing. Pasai ingat nanti kalau ibuk sudah pulang, pasai akan beritahu ibuk, karena nggak ada yang pernah pasai sembunyikan dari ibuknya. Pasar yang dekat dengan rumah cukup berjalan kaki saja buat ibuk cepat pulang. Sesampainya ibuk di rumah, pasai langsung menyambut ibuk sambil bilang “Ibuk ada gelas bisa ngomong loh”. “oh, yaa?” kata ibuk. Pasai pun menceritakan bagaimana ia menemukan si gelas di atas lemari. Gelas dan pasai suka sekali bermain, gelas pun bilang ke pasai. “pasai, aku suka sekali kalau diisi air putih, pasai minum yang banyak air putih dari aku”, “oh, iya pasai mau” pasai menimpali. Sejak itu pasai selalu minum dari si gelas, banyak air putih dan jus. Selesai.

Setelah cerita selesai, kami berdoa meminta kepada Allah, agar gigi pasai besok sudah lebih enakan buat makan dan minum serta Allah senantiasa menjaga pasai ketika tidur. Selamat malam, sekarang kita bobok ya buk.. (kalimat pamugkas pasai ketika mau tidur) ^^.

Pagi ini, Alhamdulillah Allah yang Maha Penyayang mengabulkan doa pasai, ia makan dan minum dengan lebih nyaman. Subhanallah..